Berbagai Error di PHPMyAdmin

Standar

Kembali menuliskan tutorial singkat, hanya untuk mengingatkan penulis saja kalau-kalau ada mendapati kesalahan serupa lagi.

Fatal error: Maximum execution time of 300 seconds exceeded

Nah, bagian ini adalah dimana terjadi error saat waktu execution kita melebihi dari 300 detik, dan ini saya alami saat mengupload file yang harus dicatat ke dalam database. maka solusinya adalah :

  1. Setting file php.ini
    temukan kode upload_max_filesize lalu rubah nilainya menjadi 100M
  2. masih di file php.ini
    temukan kode max_execution_time lalu rubah nilainya menjadi 3600 , lengkapnya seperti berikut max_execution_time=3600
  3. Setting file config.default.php di dalam folder phpmyadmin\libraries
    temukan variable ExecTimeLimit lalu rubah nilainya jadi seperti berikut : $cfg[‘ExecTimeLimit’] = 3600;
  4. Setting file my.ini di mysql/bin
    temukan max_allowed_packet lalu rubah nilainya
    max_allowed_packet = 100M

Dan silahkan di restart kembali server nya, lalu silahkan dieksekusi. semoga berhasil. sekian tutorial singkat dan semoga jelas. nantinya akan diperbanyak masalah yang dihadapi pada PHPMyAdmin di halaman ini. Thanks. See You.

Meraba-raba Rasa ini.

Standar

Di malam yang sunyi ini aku sendiri, duduk memikirkan tugas, tapi pusing, jadi istirahat sejenak dengn kembali corat-coret di blog ku lagi. kali ini masih bercerita sedikit mengenai hal yang kualami dengannya, asyiiik.

Pertengkarannya hingga dia inbox kepadaku yang bunyinya kurang lebih seperti ini,

“..Terima kasih su baik deng sa, tapi mulai dari sekarang tidak usah sudah kasih barang2 lagi, bukannya apa, tapi sa nda suka

hahaha, mendapati tulisan seperti itu, rasa ingin tertawa dan marah ada, tapi ku tahan, dan ku balas dengan rasa yg bersalah, karena saya pun akui sy salah.

“nda suka ya ? ia, maaf” 

saya pun sering berpikir apa yang harus kuperbuat Lanjutkan membaca

Hujan-Hujanan

Standar

Siang itu cuaca sangat mendung di sebelah timur tapi seperti biasa dugaanku mungkin belum hujan seperti hari-hari yang sebelumnya. Ku putuskan untuk berangkat saja menjemputnya.. setiba nya di sekolah akhirnya hujan puj turun, aku berteduh di bawah naungan tenda penjual somay jajanan anak sekolahan selepas pulang sekolah. Sekitar 1 jam aku menunggu, akhirnya dia pun keluar. Hujan belum menampakkan tanda-tanda untuk berhenti. Diriku pun sudah kedinginan, kegiatan belajar dirumahku dibatalkan dan memilih untuk mengantarnya pulang sesuai dengan keinginannya juga. Selama perjalanan diri ini berusaha untuk menahan dingin yang kurasa, sesekali badan ini gemetaran karena dinginnya.

Jpeg

Mendekati rumahnya di jalan besar terdapat banjir yang besar dan kami terjebak, motor ku tak kuat lagi untuk melaju akhirnya ku minta dia untuk turun dulu, dan ku paksakan motor untuk tetap menerjang genangan air, Alhamdulillah akhirnya bisa lolos tanpa ada masalah pada motor. Tapi sayang tas yang dipegang adikku jatuh terlepas dari rangkulan tangannya dan segera diambil walau sudah tercebur di air. Akhirnya setiba di rumah aku meminta untuk mengecek laptop yang berada di dalam tas nya jangan sampai basah, dan Alhamdulillah tidak ada masalah. Akhirnya hari itu aku pun pulang dan bersyukur dirinya tidak apa-apa.

Kenangan indah telah kembali

Standar

Terbangun ketika waktu sholat ashar tiba, kulihat sms tidak ada yang masuk karena hari ini aku punya janji dengan adik yang ingin belajar komputer, entah dia sudah pulang sekolah atau belum maka kuputuskan untuk menelponnya ingin menanyakan hari ini jadi atau tidak, mau dijemput atau tidak tapi tak diangkat. Ku beranjak dari tempat tidur untuk persiapan ke masjid dan ku dengar di luar pintu ada yang memberikan salam, ku lihat.. oh ternyata adikku sudah tiba, dengan masih mengenakan pakaian sekolahnya dia langsung ke rumahku. Jujur aku sangat senang, tapi yang ku sedihkan kenapa dia tidak memberitahuku untuk dijemput mengingat keadaan rumahku yang gunung dan cuaca disaat itu sangat panas. Tapi sudahlah, intinya saya sangat menghargai jerih payahnya yang ingin belajar sama seperti saat dirinya masih kecil. Ku harap dia selalu dimudahkan untuk menuntut ilmu. Setelah selesai belajar akupun mengantarnya pulang, jauh disudut hatiku ni sepertinya tidak ingin bila harus berpisah darinya tapi aku tak tahu bagaimana takdir akan tiap-tiap diri seseorang.

Menjadi lebih baik.

Standar

Banyak hal yang menjadi pertimbangan akan hubungan ini setelah seringnya bertengkar, dia siapa aku siapa, diriku lebih baik darinya, toh dia bukan siapa-siapaku atau berbagai macam pikiran yang terlintas di benak ini. Tapi setelah berpikir lebih jauh lagi dan menyadari akan satu hal yaitu hidup ini hanya sekali, kenapa hanya karena urusan gengsi atau kesalahan lalu kita harus membuat jarak dengan orang yang pernah mengisi kehidupan kita padahal nantinya entah itu kapan, kita pasti akan berpisah dengan mereka juga. Oleh karena itu saya memutuskan untuk menjadi lebih baik dan mengisi sebagian dari hari-harinya dengan sesuatu yang bermanfaat dan indah pula. Karena hari yang ku punya adalah hari ini, sedang esok aku tak tahu masih menjadi milikku atau tidak.

Pertengkaran

Standar

Seminggu setelah ultahnya, kami bertengkar lagi. Semua karena salahku tidak mau mengalah, memaksakan kehendak, walaupun itu semua untuk kebaikannya tapi diriku lupa kalau dia pun punya perasaan. Dari sini saya mengambil pelajaran kalau sifat kasar walaupun tujuannya baik pasti akan berujung dengan keburukan atau bahkan tujuan baik tersebut tidak tercapai. Jadi lebih indah bila tujuan yang baik dibungkus dengan kelembutan sifat maka semua orang akan menerimanya. Ini akan mudah dilakukan bila dengan orang yang jauh atau tidak dikenal, tapi kalau dengan orang yang dekat maka sifat sayang, cinta, takut ini terkadang muncul dalam bentuk kata2 yang kasar. Yah semoga saja diberikan kelemah-lembutan dalam mencintai atau menasehati dari Yang Maha Mencintai.

Endless Love, Kenangan lama.

Standar

Akhir tahun 2015, 30-31 Desember aku akan melewatkannya dengan menonton sebuah film yang mengingatkanku pada masa kecilku.. apa ada yang masih mengingat film ini ? film korean yang bergenre melondrama.

menceritakan perasaan seorang kakak (joon-suh) dan adik (Eun-suh) yang harus berpisah dikarenakan adik yang selama ini tumbuh dan main bersama adalah bukan adik kandungnya. namun walaupun bukan adik kandungnya, perasaan cinta dan sayang sudah tidk bisa lagi dihilangkan. joon-suh sangat mencintai adiknya, begitupun sebaliknya.

 

0selepas kembali dari amerika, jun-suh yang kini telah dewasa mencoba kembali mencari adiknya.  dan akhirnya si eun-suh yang menemukan kakaknya di pantai tempat mereka biasa bermain, pertemuan yang mengharukan.. hiks.. hiks..

kisah perjuangan perasaan seorang kakak yang sangat mencintai adiknya. I Like It…